Retoris Terkemuka Sepanjang Masa


Retoris dalam ilmu komunikasi adalah seorang tokoh yang mengungkapkan gagasannya, bertujuan untuk mempengaruhi audiensnya agar sepaham dengan ide yang dilontarkannya. Dalam penyampaiannyapun mereka menggunakan berbagai cara, persuasif atau pembujukan, propaganda, sampai pada indoktrinasi.

Salah satu retoris terkemuka adalah Adolft Hittler dengan paham nazinya. Dia menyampaikan gagasannya dengan berulangkali bahkan disertai ancaman psikis dan fisik. Falsafah hidup audiensenya dirubah perlahan-lahan dengan cara penyajian pesan-pesan yang berisikan ideologinya. Dengan penggembar-gemboran berulang kali (propaganda) disertai ancaman fisik maka secara tak sadar pikiran audiensenyapun sudah terbentuk sesuai keinginan pemesannya. Karena pada hakikatnya masyarakat adalah produk manusia dan manusia adalah produk masyarakat. Ini berarti bahwa kehidupan manusia dapat dipesan sesuai selera.

Begitu juga dengan retoris lainnya, Fidel Castro Perdana Menteri Kuba dengan paham sosialisnya, Kim II Sung Perdana Menteri Korea Utara dengan perpaduan monarki-marxismenya: dimana beliau menciptakan suatu agama baru bernama “Juche” berisikan ajaran yang dijadikan landasan hidupnya. Dalam menancapkan ideologinya mereka harus mengatur strateginya sedemikian rupa agar tujuan penyampaiannya dapat tercapai. Setelah jumlah pengikut mereka sesuai dengan targetnya maka mereka mulai menyatakan eksistensi dirinya dengan nama negara. Sampai di situ belum cukup mereka juga harus berupaya bagaimana cara supaya pengikutnya tetap berada dalam lingkaran ideologinya. Caranyapun bermacam-macam, ada yang dengan membuat media massa yang berisikan pesan-pesan tersembunyi, yang tak disadari oleh khalayak bahwa mereka berada dalam lingkaran ideologinya. Informasi yang ada dibuat sedemikian rupa sehingga khalayak hanya tahu informasi yang monoton. Dengan cara seperti itulah masyarakat dikontruksi. Begitu juga yang terjadi dalam pemerintahan orde baru oleh Soeharto. Media massa dikendalikannya agar penguasa tetap berada dalam jabatan dan kewenangannya. Kita dibuai dengan berita-berita menarik agar menunjukan pemerintahannya berjalan dengan sukses dan seolah-olah tidak memiliki cacat. Seiring berjalannya waktu pemerintahan merekapun akhirnya runtuh digulingkan dengan paham yang baru, karena sudah tidak sesuai lagi dengan zaman, atau karena penguasanya sudah tidak memiliki kekuatan lagi, dikudeta, dicopot paksa, ataupun wafat.

Satu hal yang menarik, yang menjadi fenomenal sepanjang sejarah kehidupan umat manusia. Adalah Yesus Kristus sebagai pencetus “hukum kasih”, hukum yang telah menjungkir balikkan dunia, hukum yang dipakai oleh milyaran umat manusia. Dan pemerintahannyapun masih berdiri kokoh sampai sekarang dan selama-lamanya, pemerintahnnya tidak dapat digulingkan oleh apapun dan siapapun, dan gagasannyapun tidak akan usang dimakan waktu, walapun zaman berganti, kapan saja dan dimana saja gagasannya dapat dipakai. Dalam penyampainnyapun Ia cukup menyampaikan satu kali pesannya dalam ahad bersejarah yaitu “kotbah di bukit”. Dia tidak perlu membujuk, ataupun mengancam secara fisik. Dan waktu untuk mendirikan kerajaanNya Dia hanya memerlukan waktu kurang lebih tiga tahun. Dengan cara yang sepertinya mudah itu Dia berhasil menarik perhatian dan mempengaruhi milyaran umat manusia dan menjadi pengikut dan sepaham dengan gagasanNya. Milyaran umat manusia itu terdiri dari berbagai macam kalangan, bahasa, bangsa dan latar belakang lainnya. Walaupun mereka tidak dapat melihat sosok pemimpinnya secara fisik namun mereka semua bersatu dalam pemerintahan yang utuh, satu dasar dan sejak terbentuk pengikutnya sampai sekarang kita menyebutnya “gereja”.(GIE)

2 Komentar »

  1. donjonson Said:

    Saya setuju Dia memang tokoh yang tersohor sepanjang sejarah umat manusia. Dia ternama dari segala nama di dunia dan di surga. Bravo Jesus Christ

  2. so pasti fren…

    numpang titip link donk bro…
    http://ichadchemical.wordpress.com


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: