My first love letter


Dear, for the most beautiful thing in this world

Ada saatnya mencari seseorang untuk dicintai ada dalam akhir daftarku

Berjalan dipantai, dengar alunan musik rege atau bercanda dengan teman lebih menarik bagiku dibanding dirangkul dalam kehangatan yang namanya”cinta”

Terlalu banyak hal yang kompleks dalam bercinta

Aku tak butuh peduli dengan seseorang

Kecuali pada diriu sendiri

Dan aku bukanlah orang yang cuek pada apa yang terjadi disekelilingku

Sekarang aku merasa sangat bodoh

Aku tak mengerti apa yang membuatku berpikir

Bahwa aku dapat bertahan hidup tanpa kekasih

Aku tidak dapat melihat pentingnya hubungan “dua hati” yang beradu

Aku merasakan kesendirian yang tak tergambarkan

Aku hanya bisa menyangkal bahwa aku membutuhkanmu

Kesibukan dan prestasi tidak dapat memenuhi kekosongan hati

Bahkan karena egoku aku takkan mencarimu

Sampai sekarang aku masih tak dapat mengetahui apa yang kamu lihat dari aku

Aku pikir aku dapat membodohi semua orang kalau aku membutuhkan tempat berkeluh

Tadinya kupikir  keputusanku untuk mundur dan berusaha menyelamatkan hubunganmu dengan pria gagah pacarmu yang kuhormati itu adalah keputusan yang baik dan terpuji

Ternyata itu adalah keputusan yang sangat tidak bertanggung jawab

Aku tidak bertanggung jawab atas hati nuraniku

Aku tidak bertanggung jawab kepada orang yang kucintai

Dan aku tidak bertanggung jawab atas anugerah Tuhan yang mahal itu

Padahal aku sendiri yang memohonnya dengan sangat

 

Dengan keputusan itu berarti pupus dambaanku untuk menangis di pahamu yang kurus dan kamu basuh dengan tangan kecilmu yang kuat itu

Dan aku mencoba hilangkan dengan senyuman…

Lihat dengar dan rasakan

Coba tuk lupakan cinta dan harapan

Semua yang telah hilang bawa kumelayang ke dalam mimpi

Waktu terus berjalan jangan kau tangisi

Biarkan berlari

Harus beranjak pergi dan jangan terhenti

Tuk menanti

Kan kurangkai mimpiku jadikan satu hati untuk tetap berdiri

Hilangkan semua rasa yang pernah ada

Hadapi dengan tenang hilang dengan senyuman

1 Komentar »

  1. carilover Said:

    oh sweet bangeeet… sekarang dah sadar belum kalau hidup ngejomblo itu nggak enak tahu.hehehe


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: