Malam itu Dia mengajakku


Malam itu tubuhku sangat lelah
Setelah seharian aku berjalan mengiring Nya
Ingin sekali kudengar Dia mengatakan :
“Beristirahatlah seketika”
Tapi Dia terus melangkah
Dalam langkah-langkah kepastian
Malam itu Dia memasuki sebuah taman
“Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa”, kata Nya
Namun belum lagi aku sempat meletakkan pantat
Dia mengajakku memasuki taman itu
“Mau apa Dia ?!”
Malam itu Dia mengajakku memasuki taman
Kulihat butir-butir keringat membasahi tubuh Nya
Kulihat tubuh Nya gemetar ……..
“Sakitkah Ia ?!”
“Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya.
Tinggallah di sini dam berjaga-jagalah dengan Aku”
Kata-kata itu membuat aku merinding, takut
“Ada apa gerangan ?”
“Dia minta ditemani, ada apa dengan Ia ?!”
Hari semakin larut
Cahaya bulan menyapa namun ragu
Seragu hatiku menemani Dia
Mataku mulai terkatub …… terbuka …..
Ngantuk sekali !!!!!!!
Saat itu kudengar Dia berkata :
“Ya, Bapa-Ku, jikalau cawan ini tidak mungkin lalu,
kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu”
Suara-Nya kian sayup kudengar
dan ……. hilang …….
Akupun tidur ….. pulas …….

yulius  sugiarto(GIE)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: