Keajaiban Dunia Kuno


Jika kita berpikir sejenak, maka akan sampai pada kesimpulan bahwa televisi, telepon dan pesawat jet sebenarnya merupakan beberapa keajaiban dunia masa kini.

Sekarang kita mengenal tujuh keajaiban dunia kuno karena manusia telah menemukan bukti-bukti tulisan, gambar dan sempalan dari dari bagiannya.

Apakah yang dianggap mengagumkan pada masa silam dan mengapa orang menganggapnya demikian?

Sebentar lagi kita akan mundur dan beromantika pada zaman dahulu kala.

400px-Colosse_de_Rhodes_%28Barclay%29

1. Patung Kolosus

Di masa silam dia adalah patung perunggu, namanya Kolosus. Berdiri tegak di dekat pulau kecil di Laut Aegea, Rhodes nama pulau itu.

Tingginya dua puluh kali tinggi manusia, sedangkan ibu jarinya sedemikian besarnya sehingga kita takkan mampu memeluknya. Andaikata kita dapat berdiri di atas kepalanya, kita akan melihat jauh sekali ke daratan dan lautan di seberangnya.

Pada waktu lampau rakyat Rhodes mencoba menyelamatkan pulaunya dalam peperangan melawan ribuan musuh dari negeri seberang. Harapan untuk menang kecil sekali namun setiap pria maupun wanitanya berjuang keras. Akhirnya keberanian penduduk pulau itu memperoleh ganjaran ketika teman mereka Ptolemeus datang membantu dengan membawa sebuah armada kuat untuk menyelamatkan Rhodes. Penduduk Rhodes sangat berterimakasih karena bantuannya, sehingga mereka membuatkan patung untuk mengabadikannya. Para penyair menuliskan keindahannya dan mereka menyebutnya sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Kata “kolosal” pun berasal dari nama patung itu.

Hingga akhirnya suatu waktu bumi bergetar dan merobohkannya, sekarang patung Kolosus itu hanya dapat ditemukan dalam buku, terkadang ditemukan kepingan bagian tubuhnya.

Kuil Artemis

2. Kuil Arthemis

Di masa lalu orang Yunani dan Romawi percaya adanya dewa-dewi sebagai penguasa alam ini. Cerita-cerita yang sering kita sebut mitos dikarang untuk mengisahkan cerita dewa-dewi tadi. Mitos itu mempermudah cara menjelaskan benda-benda alam yang tidak dapat dipahami oleh manusia. Mitos itu juga menceritakan bahwa dewa-dewi itu mempunyai kekuasaan istimewa yang digunakan untuk membantu ataupun mencelakakan manusia.

Salah satu Dewi itu adalah dewi pelindung binatang liar, orang Romawi menyebutnya Diana, sedangkan orang Yunani menyebutnya dewi Arthemis. Orang Yunani membangun sebuah kuil untuk menghormati sang dewi dan menempatkan patungnya tepat di dalamnya. Kuil itu terbuat dari batu pualam putih dan berkilauan berkat emasnya. Bangunan tadi demikian besarnya sehingga ada yang mengatakan bahwa kuil itu “menjulang setinggi awan”.

Kuil Arthemis yang didirikan dari 2.500 tahun yang lalu itu lama sekali pembangunannya. Setelah kuil selesai, orang berduyun-duyun dari jauh untuk melihat keajaiban itu. Di kemudian hari kuil tadi hancur dimakan api. Namun orang demikian mencintai Arthemis sehingga membangun kuil yang lebih mengagungkan lagi di tempat itu juga.

Bertahun-tahun kemudian serdadu musuh membakar kuil tadi, dan kuil itu tidak pernah dibangun lagi. Biarpun kuil Arthemis sudah tidak ada lagi, engkau dapat menjumpainya dalam benlam bentuk tulisan di buku sejarah atau di Alkitab sekalipun. Dewasa ini reruntuhan kuil masih dapat engkau lihat di Efesus, Turki.

Piramida

3. Piramida

Keops adalaah raja Mesir Kuno yang menginginkan tempat persemayaman setelah wafat. Maka ia lalu memerintahkan agar rakyat membangun sebuah rumah batu besar berbentuk piramida. Piramida agak mirip sebuah tenda besar, dasarnya hampir sama luasnya dengan lapangan bola dan puncaknya setinggi tangga yang mempunyai lebih dari delapan ratus anak tangga.

Bagaimana orang Mesir membangun piramida itu? Mereka tidak mempunyai truk, atau derek untuk membawa materialnya. Setiap batu sama beratnya dengan empat sapi. Itulah yang menyebabkan lamanya waktu pembangunan piramida tersebut, kurang lebih memakan waktu dua puluh enam tahun untuk membangunnya. Tetapi sekarang kita dapat membangun piramida yang serupa hanya dalam waktu satu tahun.

Piramida besar masih berdiri di Mesir. Orang datang dari seluruh penjuru dunia untuk melihat keajaiban besar yang dibuat untuk melihat keajaiban besar yang dibuat lebih dari empat ribu tahun lalu-satu-satunya keajaiban dunia kuno yang masih berdiri tegak sampai dewasa ini.

taman gantung

4. Kebun Gantung

Dahulu kala hiduplah raja Nebukadnezar di negara yang bernama Babilonia. Ia menikahi seorang putri cantik dari negeri seberang serta membawanya pulang ke Babilon, ibu kota negara Babilonia. Namun ratu baru itu lama-kelamaan merindukan gunung-gunung serta kebun-kebun negerinya.

Maka raja itu memanggil semua arsitek dan ahli pertukangan untuk merancang dan membangun kebun terindah. Para pekerjanya membangun dinding serta teras tinggi untuk meletakkan bunga, pohon bebuahan serta air mancur. Kebun ini merupakan kebun tertinggi yang belum pernah dilihat orang, tingginya sama dengan bangunan bertingkat tiga puluh lima.

Tanpa bantuan peralatan mesin, tidaklah mudah membangun kebun itu. Karang dan batu yang akan digunakan untuk membangun dinding, teras dan air mancurnya harus diseret-seret dari tempat-tempat yang jauh.

Agar kebun tetap hijau dan air mancur tetap aktif, air harus dipompa dari sungai yang sangat jauh tempatnya.

Kita tidak mengetahui kebenaran cerita itu, namun kita memang tahu bahwa kebun tergantung itu benar-benar ada.

Di Irak para ahli purbakala menemukan sumur, selokan serta gudang kosong di bawah tanah yang dahulu mungkin merupakan bagian dari Kebun Tergantung Babilon. Kata “tergantung” membingungkan orang karena kebun tadi sebenarnya tidak tergantung, melainkan hanya menyerupai balkon dan teras.

Patung Zeus 2

5. Patung Zeus

Beribu-ribu tahun yang lalu orang percaya bahwa dewa penguasa angkasa dan cuaca.

Seorang pemahat Yunani beserta anak buahnya memahat patung Zeus di tempat yang dinamakan Olimpia di Yunani. Belum pernah orang melihat patung dari gading sebesar itu. Zeus duduk di atas takhta dan sedemikian besarnya sehingga kita harus berdiri di puncaknya dan menjulurkan kepala kalau ingin mengintip ke dalam telinganya.

Beberapa orang mengatakan bahwa jika kita memandang patung Zeus sepintas-kilas saja, maka kita akan dapat melupakan semua kesusahan yang sedang kita derita.

Empat tahun sekali penduduk di sekitar Olimpia melangsungkan sebuah festival untuk menghormati Zeus. Kini, lebih dari dua ribu tahun kemudian, bangsa-bangsa dunia masih datang berkumpul empat tahun sekali pada Pertandingan Olimpiade.

Patung raksasa Zeus sudah tiada. Namun orang dari masa itu memberikan pemerian tentang patung tersebut dan dari keterangan mereka para artis dan dari keterangan mereka para artis dapat membuat lukisan ataupun model patung dewa ini.

faros

6. Mercusuar Faros

Gelegar! Gguruh memenuhi malam. Laut yang ganas mengayun dan mengempaskan kapal-kapal yang sedang berlayar menuju Iskandariah, sebuah kota di Mesir. Namun para pelaut tidak khawatir. Dari jauh mereka dapat melihat nyala api terang di atas puncak mercu suar. Pelita itu akan membimbing kapalnya menuju pulau Faros di pelabuhan  kota dan tak lama lagi mereka akan selamat mencapai tempat tujuan.

Mercusuar yang dilihat para pelaut tadi dikenal orang sebagai Faros dari Iskandariah. Mercusuar itu merupakan salah satu dari Tujuh Keakaiban Dunia Kuno. Tingginya 122 meter lebih. Pada bagian dasarnya ada benteng dengan 300 buah ruang tempat para serdadu menghadapi musuh yang datang menyerang. Pada puncak menaranya terdapat api unggun yang menyala terus.

Faros dari Iskandariah yang dibangun kira-kira 2.300 tahun yang lalu mengawal pelaut menuju tempat aman selama seribu tahun lebih. Namun di kemudian hari sebagian bangunan itu dihancurkan orang karena ingin mencari emas yang tak ada di sana. Kemudian gempa bumi turut menghancurkannya. Akhirnya kira-kira 700 tahun yang lalu gempa bumi menceburkannya ke laut. Maka lenyaplah Faros agung dari Iskandariah tadi.

mausoleum01_2

7. Makam Raja Mausolus

Andaikata kita hidup beberapa ribu tahun yang lalu, kita akan dapat mengendarai kereta perang berkuda empat seperti yang terdapat di puncak bangunan dalam gambar bawah.

Bangunan itu adalah makam raja Mausolus. Makam itu termasyur karena terbuat dari batu pualam dan emas. Boleh jadi orang-orang yang naik kereta perang itu adalah Mausolus beserta Permaisurinya.

Ketika sang Raja wafat, Permaisuri memerintahkan agar dibuat makam yang akan menjadi masyur dan dikagumi di seluruh dunia. Nama Mausolus masih tetap ada sampai sekarang, yakni dalam kata “mausoleum”. Artinya ialah makam atau kuburan yang terletak di atas tanah.

Makam Mausolus dibangun di sebuah kota kuno bernama Halikarnasus yang menjadi kota Bodrum di Turki sekarang. Makam itu sudah hancur, namun bagian dari kelompok kereta perang itu berhasil diselamatkan. Engkau masih dapat melihat bekas kereta perang itu apabila mengunjungi Museum Inggris di London, Inggris.(GIE)
<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

“semboyan para penulis”

Gila aku tidak bisa, waras aku tidak mampu, yang kubisa hanya neurotik

Roland Barthes

Tujuh Keajaiban Dunia Kuno

Jika kita berpikir sejenak, maka akan sampai pada kesimpulan bahwa televise, telepon dan pesawat jet sebenarnya merupakan beberapa keajaiban dunia masa kini.

Sekarang kita mengenal tujuh keajaiban dunia kuno karena manusia telah menemukan bukti-bukti tulisan, gambar dan sempalan dari dari bagiannya.

Apakah yang dianggap mengagumkan pada masa silam dan mengapa orang menganggapnya demikian?

Sebentar lagi kita akan mundur dan beromantika pada zaman dahulu kala.

1. Patung Kolosus

Di masa silam dia adalah patung perunggu, namanya Kolosus. Berdiri tegak di dekat pulau kecil di Laut Aegea, Rhodes nama pulau itu.

Tingginya dua puluh kali tinggi manusia, sedangkan ibu jarinya sedemikian besarnya sehingga kita takkan mampu memeluknya. Andaikata kita dapat berdiri di atas kepalanya, kita akan melihat jauh sekali ke daratan dan lautan di seberangnya.

Pada waktu lampau rakyat Rhodes mencoba menyelamatkan pulaunya dalam peperangan melawan ribuan musuh dari negeri seberang. Harapan untuk menang kecil sekali namun setiap pria maupun wanitanya berjuang keras. Akhirnya keberanian penduduk pulau itu memperoleh ganjaran ketika teman mereka Ptolemeus datang membantu dengan membawa sebuah armada kuat untuk menyelamatkan Rhodes. Penduduk Rhodes sangat berterimakasih karena bantuannya, sehingga mereka membuatkan patung untuk mengabadikannya. Para penyair menuliskan keindahannya dan mereka menyebutnya sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Kata “kolosal” pun berasal dari nama patung itu.

Hingga akhirnya suatu waktu bumi bergetar dan merobohkannya, sekarang patung Kolosus itu hanya dapat ditemukan dalam buku, terkadang ditemukan kepingan bagian tubuhnya.

2. Kuil Arthemis

Di masa lalu orang Yunani dan Romawi percaya adanya dewa-dewi sebagai penguasa alam ini. Cerita-cerita yang sering kita sebut mitos dikarang untuk mengisahkan cerita dewa-dewi tadi. Mitos itu mempermudah cara menjelaskan benda-benda alam yang tidak dapat dipahami oleh manusia. Mitos itu juga menceritakan bahwa dewa-dewi itu mempunyai kekuasaan istimewa yang digunakan untuk membantu ataupun mencelakakan manusia.

Salah satu Dewi itu adalah dewi pelindung binatang liar, orang Romawi menyebutnya Diana, sedangkan orang Yunani menyebutnya dewi Arthemis. Orang Yunani membangun sebuah kuil untuk menghormati sang dewi dan menempatkan patungnya tepat di dalamnya. Kuil itu terbuat dari batu pualam putih dan berkilauan berkat emasnya. Bangunan tadi demikian besarnya sehingga ada yang mengatakan bahwa kuil itu “menjulang setinggi awan”.

Kuil Arthemis yang didirikan dari 2.500 tahun yang lalu itu lama sekali pembangunannya. Setelah kuil selesai, orang berduyun-duyun dari jauh untuk melihat keajaiban itu. Di kemudian hari kuil tadi hancur dimakan api. Namun orang demikian mencintai Arthemis sehingga membangun kuil yang lebih mengagungkan lagi di tempat itu juga.

Bertahun-tahun kemudian serdadu musuh membakar kuil tadi, dan kuil itu tidak pernah dibangun lagi. Biarpun kuil Arthemis sudah tidak ada lagi, engkau dapat menjumpainya dalam benlam bentuk tulisan di buku sejarah atau di Alkitab sekalipun. Dewasa ini reruntuhan kuil masih dapat engkau lihat di Efesus, Turki.

3. Piramida

Keops adalaah raja Mesir Kuno yang menginginkan tempat persemayaman setelah wafat. Maka ia lalu memerintahkan agar rakyat membangun sebuah rumah batu besar berbentuk piramida. Piramida agak mirip sebuah tenda besar, dasarnya hampir sama luasnya dengan lapangan bola dan puncaknya setinggi tangga yang mempunyai lebih dari delapan ratus anak tangga.

Bagaimana orang Mesir membangun piramida itu? Mereka tidak mempunyai truk, atau derek untuk membawa materialnya. Setiap batu sama beratnya dengan empat sapi. Itulah yang menyebabkan lamanya waktu pembangunan piramida tersebut, kurang lebih memakan waktu dua puluh enam tahun untuk membangunnya. Tetapi sekarang kita dapat membangun piramida yang serupa hanya dalam waktu satu tahun.

Piramida besar masih berdiri di Mesir. Orang datang dari seluruh penjuru dunia untuk melihat keajaiban besar yang dibuat untuk melihat keajaiban besar yang dibuat lebih dari empat ribu tahun lalu-satu-satunya keajaiban dunia kuno yang masih berdiri tegak sampai dewasa ini.

4. Kebun Gantung

Dahulu kala hiduplah raja Nebukadnezar di negara yang bernama Babilonia. Ia menikahi seorang putri cantik dari negeri seberang serta membawanya pulang ke Babilon, ibu kota negara Babilonia. Namun ratu baru itu lama-kelamaan merindukan gunung-gunung serta kebun-kebun negerinya.

Maka raja itu memanggil semua arsitek dan ahli pertukangan untuk merancang dan membangun kebun terindah. Para pekerjanya membangun dinding serta teras tinggi untuk meletakkan bunga, pohon bebuahan serta air mancur. Kebun ini merupakan kebun tertinggi yang belum pernah dilihat orang, tingginya sama dengan bangunan bertingkat tiga puluh lima.

Tanpa bantuan peralatan mesin, tidaklah mudah membangun kebun itu. Karang dan batu yang akan digunakan untuk membangun dinding, teras dan air mancurnya harus diseret-seret dari tempat-tempat yang jauh.

Agar kebun tetap hijau dan air mancur tetap aktif, air harus dipompa dari sungai yang sangat jauh tempatnya.

Kita tidak mengetahui kebenaran cerita itu, namun kita memang tahu bahwa kebun tergantung itu benar-benar ada.

Di Irak para ahli purbakala menemukan sumur, selokan serta gudang kosong di bawah tanah yang dahulu mungkin merupakan bagian dari Kebun Tergantung Babilon. Kata “tergantung” membingungkan orang karena kebun tadi sebenarnya tidak tergantung, melainkan hanya menyerupai balkon dan teras.

5. Patung Zeus

Beribu-ribu tahun yang lalu orang percaya bahwa dewa penguasa angkasa dan cuaca.

Seorang pemahat Yunani beserta anak buahnya memahat patung Zeus di tempat yang dinamakan Olimpia di Yunani. Belum pernah orang melihat patung dari gading sebesar itu. Zeus duduk di atas takhta dan sedemikian besarnya sehingga kita harus berdiri di puncaknya dan menjulurkan kepala kalau ingin mengintip ke dalam telinganya.

Beberapa orang mengatakan bahwa jika kita memandang patung Zeus sepintas-kilas saja, maka kita akan dapat melupakan semua kesusahan yang sedang kita derita.

Empat tahun sekali penduduk di sekitar Olimpia melangsungkan sebuah festival untuk menghormati Zeus. Kini, lebih dari dua ribu tahun kemudian, bangsa-bangsa dunia masih datang berkumpul empat tahun sekali pada Pertandingan Olimpiade.

Patung raksasa Zeus sudah tiada. Namun orang dari masa itu memberikan pemerian tentang patung tersebut dan dari keterangan mereka para artis dan dari keterangan mereka para artis dapat membuat lukisan ataupun model patung dewa ini.

6. Mercusuar Faros

Gelegar! Gguruh memenuhi malam. Laut yang ganas mengayun dan mengempaskan kapal-kapal yang sedang berlayar menuju Iskandariah, sebuah kota di Mesir. Namun para pelaut tidak khawatir. Dari jauh mereka dapat melihat nyala api terang di atas puncak mercu suar. Pelita itu akan membimbing kapalnya menuju pulau Faros di pelabuhan  kota dan tak lama lagi mereka akan selamat mencapai tempat tujuan.

Mercusuar yang dilihat para pelaut tadi dikenal orang sebagai Faros dari Iskandariah. Mercusuar itu merupakan salah satu dari Tujuh Keakaiban Dunia Kuno. Tingginya 122 meter lebih. Pada bagian dasarnya ada benteng dengan 300 buah ruang tempat para serdadu menghadapi musuh yang datang menyerang. Pada puncak menaranya terdapat api unggun yang menyala terus.

Faros dari Iskandariah yang dibangun kira-kira 2.300 tahun yang lalu mengawal pelaut menuju tempat aman selama seribu tahun lebih. Namun di kemudian hari sebagian bangunan itu dihancurkan orang karena ingin mencari emas yang tak ada di sana. Kemudian gempa bumi turut menghancurkannya. Akhirnya kira-kira 700 tahun yang lalu gempa bumi menceburkannya ke laut. Maka lenyaplah Faros agung dari Iskandariah tadi.

7. Makam Raja Mausolus

Andaikata kita hidup beberapa ribu tahun yang lalu, kita akan dapat mengendarai kereta perang berkuda empat seperti yang terdapat di puncak bangunan dalam gambar bawah.

Bangunan itu adalah makam raja Mausolus. Makam itu termasyur karena terbuat dari batu pualam dan emas. Boleh jadi orang-orang yang naik kereta perang itu adalah Mausolus beserta Permaisurinya.

Ketika sang Raja wafat, Permaisuri memerintahkan agar dibuat makam yang akan menjadi masyur dan dikagumi di seluruh dunia. Nama Mausolus masih tetap ada sampai sekarang, yakni dalam kata “mausoleum”. Artinya ialah makam atau kuburan yang terletak di atas tanah.

Makam Mausolus dibangun di sebuah kota kuno bernama Halikarnasus yang menjadi kota Bodrum di Turki sekarang. Makam itu sudah hancur, namun bagian dari kelompok kereta perang itu berhasil diselamatkan. Engkau masih dapat melihat bekas kereta perang itu apabila mengunjungi Museum Inggris di London, Inggris.

SEJARAH ROCKSTEADY

“My boy lollipop” yang dibawakan oleh Millie Small adalah cover version dari lagu bercorak R&B
milik Barbie Gaye, menjadi lagu favorit generasi Mods di Inggris. Bagi mereka, pilihan musik
adalah ‘soul’, disamping itu mereka menyukai ska dengan cara berpakaian ala ‘Rudeboy’.
Beberapa tahun kemudian, diantara mereka yang menjadi ‘Skinhead’ meniru gaya penampilan
tersebut. Terjadi suatu hubungan antara ras kulit putih dengan ras kulit hitam.
Baik Skinhead ataupun Rudeboy, kedua-duanya adalah ‘kelas pekerja’ yang mempunyai gaya hidup
sendiri.

Fenomena Rudeboy bermula dari Jamaika yang kemudian menyebar ke daratan Inggris.
Adalah pemuda-pemuda pengangguran yang lahir di kota Kingston setelah masa kemerdekaan.
Tanpa pekerjaan & uang mereka tinggal di wilayah ‘ghetto’ seperti Trenchtown & Riverton city
Terkadang mereka membentuk ‘gang’ & terjun kedunia kriminal. Rudeboy hidup dalam lingkungan
masyarakat pinggiran & mengekspresikan diri mereka dengan cara berpakaian serta gaya berdansa
yang khas. Ska, dengan ketukan tempo yang cepat membutuhkan cukup energi untuk berdansa.
Tetapi Rudeboy tidak begitu menyukai gaya berdansa yang terlalu cepat. Mereka biasanya
berdansa dengan setengah ketukan tempo irama ska. Oleh karena itu, ska berubah untuk
mengakomodasikannya.

lahirlah Rocksteady

Musik ska berubah. Pada tahun 1966 hampir setengah dekade, saat dimana musik ska berkembang,
tetapi tidak untuk irama dasar dan aransemennya. Masih dengan definisi ‘Offbeat’ & pola
permainan bass ‘free walking style’. Konsep rocksteady membawa ide baru untuk ska. Iramanya
begitu eksperimental & lebih pelan. Adalah Hopeton Lewis yang membawakan lagu “Take it easy”
dalam bentuk ska tetapi tidak dapat menemukan bentuk irama yang pas, kemudian ia bawakan
dalam tempo irama yang pelan. Dan ketika aransemen telah selesai, seorang teman mengatakan,
“That’s rock steady man, that’s rockin’ steady” dan begitulah nama rocksteady pun lahir.

Topik tentang Rudeboy terus berlanjut sepanjang periode ska & mencapai puncak popularitas
pada musim panas 1964. Beat ska menjadi pelan & rocksteady pun lahir. Memaksa para ‘dancers’
untuk berdansa lebih pelan. ‘Slow to rock’. Ada juga yang berpendapat bahwa rocksteady lahir
dari ketidakpuasan para musisi terhadap ska & pencarian sesuatu yang baru. Apapun alasannya,
rocksteady lahir untuk berbeda dengan ska. Dengan ‘memutus’ ritme ska, memberikan efek pola
permainan bass untuk bermain lebih terangkai (cluster), ketimbang permainan bass pada irama
ska yang berpola linier (continuous line).

Tak diragukan corak irama baru ini terbukti menjadi populer (“Take it easy” terjual 10.000
kopi hanya dalam waktu satu minggu). Sebagian karena irama ini tergolong baru & juga para
‘dancers’ tidak perlu mengeluarkan banyak energi. Oleh karena itu mereka dapat bertahan lama
di ‘dance floor’.

Walaupun ska menyebar di Inggris, namun ska tidak bertahan lama hingga rocksteady menjadi
populer. Disebabkan oleh 2 hal yaitu, berdirinya lisensi ‘Trojan Records’ (record label dari
Jamaika) & para musisi yang mencoba menerapkan bentuk baru tersebut.

Orang pertama yang mempopulerkan rocksteady di Inggris adalah Desmond Dekker (nama asli:
Desmond Dacres) sebelumnya ia bergabung lama dengan Leslie Kong, hingga pada tahun 1967 ia
memutuskan untuk solo & mencetak hit pertamanya, “007 (Shanty town)”.Adalah salah satu
diantara lagu-lagunya yang banyak mempengaruhi ‘Judge Dread’. Di Inggris singlenya
(dirilis oleh Trojan Records) mencapai chart lagu #12 & terus bertahan menjadi hit hingga
memasuki tahun 1969. Pada saat itu pula di Jamaika sedang dilanda ‘demam’ Reggae.
Hit Desmond Dekker yang paling populer adalah “Israelites” mencapai puncak chart lagu #1
di Inggris, Kanada, Swedia, Jerman Barat, Belanda, Afrika Selatan & menjadi hit pertamanya
pada chart lagu di Amerika #9.

Rocksteady tidak hanya menurunkan tempo, tetapi juga mengalihkan penekanan pada alat tiup
kearah gitar dan vokal. Singkop ketukan yang ‘jumpy’ menjadi kurang tegas. Hingga menghasilkan
versi sound yang lebih rileks dari ‘American soul’. Tiga contoh utama untuk sound baru ini
adalah Delroy Wilson dengan “Dancing mood”, The Gaylads dengan “Stop making love”, dan
tentunya Desmond Dekker dengan “Israelites” & “007 (Shanty town)”. Kesemuanya mencirikan
gaya rocksteady, sound yang lebih mirip dengan ‘American soul’ & gospel ketimbang irama
ska ‘riang gembira’ yang nuansanya mengadaptasi dari gaya New Orleans. Walaupun demikian,
para musisi Jamaika masih terpengaruh oleh pop gaya Amerika & Eropa untuk terus mengadaptasi
& mengembangkan bentuk-bentuk tersebut kedalam tradisi & idealisme bermusik mereka.

Seiring dengan pertumbuhan gerakan Skinhead, popularitas Mods pun memudar. Hingga
rocksteady pun berkembang menjadi reggae. Tiba di Inggris, musik ini dikenal dengan sebutan
‘Skinhead reggae’. Puncak popularitas rocksteady amat singkat, paling tidak di Jamaika.
Bagaimana pun, hanya berlangsung antara pertengahan tahun 1966 hingga akhir 1967. Menurut
Morgan, salah seorang musisi, “Kami tidak menyukai nama ‘rocksteady’, jadi kami mencoba untuk
membuat versi yang berbeda dari lagu “Fat man” (salah satu lagu yang menjadi hit diawal
karirnya)”. Beat pun diubah dengan menggunakan tambahan organ untuk memberi nuansa pada
irama. Bunny Lee sang produser menyukai versi baru tersebut. “Ia menciptakan sound dengan
organ & ritem gitar. Sound-nya seperti ‘reggae,reggae'”. Istilah tersebut keluar begitu saja.
Bunny Lee pun mulai menggunakan istilah tersebut dan kemudian seluruh musisi mengikutinya.
Ada pula yang berargumen bahwa ‘reggae’ diambil dari judul lagu The Maytals di tahun 1968
berjudul “Do the Reggay”.

“Ada beberapa penulis musik yang secara keliru mengatakan bahwa ska & rocksteady berubah
menjadi reggae. Bahwa sebenarnya reggae adalah bagian yang memisah dari keduanya. Ketukan
ska adalah ‘shuffles’, sedangkan irama reggae lebih pelan, lebih lincah & lebih tercirikan
oleh permainan perkusi. Dan juga reggae lebih berorientasi pada vokal, sedikitnya lebih
enak untuk di dengar dari pada untuk berdansa. Liriknya pun lebih politis ketimbang ska
ataupun rocksteady”.

4 Komentar »

  1. dan Said:

    mungkin keajaiban tapi kalau bangsanya musnah berarti itu peringatan buat kita, walaupun hebat seperti apapun dunianya…

  2. unduk Said:

    sayang semua sudah hancur yak …
    kita tinggal melihat ilustrasi doank
    sedih😦

  3. Agus Suhanto Said:

    halo,
    senang bertemu Anda melalui blog ini sy Agus Suhanto, posting yang menarik🙂 … lam kenal yaa


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: