DOKTRIN ALLAH


Keberadaan Allah

Baca : Mazmur 90 : 2

Pada waktu Alkitab menyatakan bahwa Allah adalah Pencipta alam semesta, hal itu berarti pula bahwa Allah sendiri tidak diciptakan.

Ada perbedaan yang mendasar antara Pencipta dan Ciptaan (Qualitative Different).

Allah adalah Pencipta dunia ini beserta segala isinya.

Adalah tidak mungkin bagi sesuatu untuk menciptakan dirinya sendiri (bertentangan dengan akal sehat). Tidak ada sesuatu pun yang dapat menciptakan dirinya sendiri. Setiap akibat harus ada penyebabnya. Allah adalah bukanlah suatu akibat, oleh karena itu, Ia tidak memiliki penyebab. Dia adalah kekal, itu berarti Dia selalu ada, dulu dan sekarang.

Pada diriNya, Ia sendiri memiliki kuasa keberadaan. Dia tidak membutuhkan pertolongan dari sumber lain di luar diriNya untuk membuatNya, terus menerus berada. Inilah yang di mengerti sebagai keberadaan yang mandiri (Kis 17:23-25).

Allah adalah suatu keberadaan yang Mahatinggi dan sumber dari segala keberadaan yang lain.

Keberadaan Allah akan sangat menentukan keberadaan manusia (Kisah Rasul 17:28). Allah dapat berada secara mandiri, namun manusia yang diciptakan Allah tidak dapat berada secara mandiri. Keberadaan manusia bergantung kepada keberadaan Allah.

Segala sesuatu yang kita mengerti dalam wilayah pengetahuan kita : bergantung dan manusiawi. Oleh karena itu, kita harus ingat, bahwa kita tidak dapat mengerti secara tuntas suatu eksistensi yang mandiri.

Sifat Allah

Sifat Allah adalah kualitas dan keberadaan Allah yang membuat Dia ada sebagaimana Dia ada.

Sifat-sifat Allah diberitahukan kepada kita melalui penyataan. Manusia tidak memberi sifat-sifat itu kepada Allah, tetapi Allah menyatakannya kepada maanusia.

Ketika manusia mungkin dapat mendaftarkan sebanyak mungkin sifat Allah, namun Allah lebih dari seluruh jumlah total kesempurnaanNya yang dapat kita mengerti.

Mahakuasa

Kemahakuasaan Allah berarti Allah berkuasa atas semua ciptaan-Nya. Dan tidak ada di dalam alam semesta yang dapat menggagalkan atau mengacaukan rencana-rencana Allah.

Kemahakuasaan tidak berarti bahwa Allah dapat melakukan apa saja. (Dia tidak dapat berbohong, Dia tidak dapat mati). Allah tidak dapat bertindak melawan naturNya. Kemahakuasaan merupakan ancaman pada orang yang jahat tetapi merupakan sumber penghiburan bagi orang percaya. (Ayub 42:2)

Mahahadir

Allah tidak terikat oleh ruang dan waktu. Keberadaan-Nya melampaui ruang dan waktu. Tidak ada tempat untuk bersembunyi dari hadapan Allah. Allah hadir di semua tempat dan Ia mampu untuk hadir secara penuh dalam segala waktu dan segala tempat (ke”imanen”an Allah). Kemahahadiran Allah merupakan penghiburan bagi orang percaya dan sesuatu yang menakutkan bagi orang yang tidak percaya. (Mz 139:7-10)

Mahatahu

Berarti “semua pengetahuan”. Hanya keberadaan yang tidak terbatas yang dapat memiliki pengetahuan yang tidak terbatas. Allah tidak pernah belajar sesuatu atau mendapatkan suatu pengetahuan yang baru. Masa yang akan datang demikian pula masa yang telah berlalu sepenuhnya diketahui oleh Allah. Dia tidak pernah dikejutkan oleh apapun juga. Kemahatahuan Allah sejalan dengan kemahakuasaan-Nya. Semua peristiwa diketahui oleh Allah. Kemahatahuan Allah krusial bagi peranan-Nya sebagai Hakim dunia ini. (Roma 11:33-36)

Providensia Allah

Kesadaran akan keberadaan dan sifat Allah, yang menopang seluruh alam semesta membawa kita kepada Providensia Allah. (Latin : Providere => pro=sebelum, videre=melihat, to foresee).

Seringkali disebut sebagai Doktrin Pemeliharaan Allah.

Providensia Allah dapat dibedakan dalam 2 aspek (seperti koin punya 2 sisi) :

ALLAH MEMELIHARA

Pekerjaan Allah ini bersifat mencegah ciptaanNya dari bahaya dan kehancuran serta menyediakan kebutuhan seluruh ciptaan (dalam upaya mempertahankan keberadaan ciptaan). Tiap ciptaan tidak self-sufficient (memenuhi kebutuhan sendiri dari dirinya). Hanya Allah yang Self Sufficient (cukup pada diriNya sendiri).

Respon : Maz 91:5,6,11; Matius 10:28

ALLAH MENGENDALIKAN

Pekerjaan Allah ini adalah mengendalikan semua kejadian menuju penggenapan rencanaNya. Allah bisa memakai hewan, alam, kejadian yang seolah-olah kebetulan, dll (Mis. Kej 50:20; Yunus 1:4, 17; 2:10; 4:6,7,8)

Respon : Ibr 11:19 (Percaya kepada Tuhan, Taat dan Berserah/Taat Mutlak)

Secara ringkas dapat dikatakan,

Providensia adalah tindak lanjut (follow up) yang dilakukan Allah setelah penciptaan, dalam hal memelihara dan mengarahkan ciptaanNya pada tujuan akhir (final).

Pentingnya Doktrin ini :

Dengan memahami doktrin ini, kita di bawa untuk menyadari, bahwa :

Allah hadir dan aktif dalam kehidupan kita (menentang pandangan Deisme : Allah menciptakan lalu kemudian ditinggalkan).

Allah sedang memperhatikan kita sehingga kita dapat menghadapi masa depan dengan mantap karena segala sesuatu terjadi bukan karena kebetulan (Roma 8:28).

Allah sedang mendengar doa kita dan Ia pasti meresponi doa kita itu.

Allah tahu dan melihat, ketika kita sedang menghadapi bahaya, penderitaan, tekanan, dll.

Perbandingan dengan Agama lain

Kristen

Percaya Allah Mahatahu, Mahakuasa (Ayub 42:2; Mz 115:3; Mat 19:26)

Kristen

Percaya Allah adalah Kekal, ber-Pribadi, keberadaan rohani dalam 3 pribadi, sebagai Bapa, Anak, Roh Kudus (Mat 3:13-17; 28:19; II Kor 13:14)

Budha

Menyangkal keberadaan Allah yang berpribadi

Hindu

Brahmana tidak berbentuk, abstrak, keberadaan kekal tanpa sifat. Mengambil bentuk suatu trimurti juga jutaan dewa-dewa yang lebih kecil

Kristen

Allah yang esa dinyatakan dalam Alkitab sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Dalam satu “hakekat”

Ke-Allahan ada tiga pribadi yang sama derajat dan sama kekal (Mat 3:13-17; 28:19; II Kor 13:14)

Islam

Tidak ada Tuhan selain Allah

Saksi Yehova

Bahwa ada satu keberadaan tersendiri dari segenap kekekalan, Allah Yehova, Pencipta dan Pemelihara Semesta dan segala sesuatu. Mereka menyangkal ajaran Tritunggal.

Kristen

Percaya bahwa Allah secara unik kekal dan Mahakuasa, Allah yang esa dan Ia adalah Roh (Mz 145:13; Yoh 4:24; I Tim 1:17)

Mormon

Bahwa Allah adalah makhluk yang juga bersifat materi dan tadinya adalah manusia seperti kita sekarang. Manusia akhirnya dapat menjadi allah, maka ada banyak allah.(GIE)

Referensi :

R.C.Sproul, DASAR-DASAR KEBENARAN IMAN KRISTEN, SAAT.

J.I.Packer, CONCISE THEOLOGY, Tyndalle.

Millard Erickson, CHRISTIAN THEOLOGY, Baker Book House.

Charles Riggs; dkk, BUKU PEGANGAN PELAYANAN, PPA.

5 Komentar »

  1. Crayonisme Said:

    Tuhan sudah mati. Tuhan tetap mati. Dan kita telah membunuhnya. Bagaimanakah kita, pembunuh dari semua pembunuh, menghibur diri kita sendiri?

    Kenapa Allah menciptakan manusia? Kenapa Allah menciptakan pohon Pegetahuan?jika kita tidak boleh memakannya, Kenapa Allah Menciptkan rasa ingin tahu (logika)?, jika kita tidak boleh ingin tahu siapa Allah secara Logika. Kenapa.
    Apakah Allah sengaja membiarkan kita memakan buah pengetahuan? apakah Allah sengaja dengan semua ini? apakah sebenarnya Allah sudah merencanakan semua ini?
    Bukankah dia sang Khalik yang mengetahui segala hal dan merencanakan segala sesuatunya untuk kita.

    • kayanya kebanyakan baca buku nihilism nich…
      *Tuhan tidak, belum dan tidak akan pernah mati. Bagaimanapun usaha kita untuk menyerangnya supaya Dia lemah.
      *Tuhan menciptakan manusia menurut gambar dan rupaNya. Pada kitalah letak kemuliaanNya.
      pengetahuan tidak diciptakan oleh Tuhan, pengetahuan lahir dari akal budi dan hati nurani manusia, pengetahuan di dunia bukan berarti benar, tetapi untuk sementara benar, karena lahir dari manusia, yang menguji manusia dan yang memakai manusia. tetapi “kebenaran” lahir dari Tuhan sendiri.
      *Untuk mengenal Allah ada saatnya kita tanggalkan logika dan akal sehat, karena suatu hal yang tidak mungkin, kita dapat menampung kebesaran Allah dengan kepala kita yang hanya semangkuk, tidak ada satupun yang dapat menjelaskan secara gamblang kebesaran dan kemahakuasaan Tuhan secara sempurna, kalau dia bisa melakukan itu, berarti dia sudah menyerupai sifat Tuhan. Dan secara tidak langsung dia merupakan duplikat dari Tuhan sendiri, kalau memang ada baiklah saya datang menyembahnya, saya bisa pastikan dia adalah Tuhan yang selama ini tersembunyi. Kita dapat mengenali Tuhan dari hati nurani, pengalaman pribadi dan kenali dari hukumnya dan ajarannya adakah yang bertentangan dengan hati nurani? lebih baik mana kita tanggalkan akal sehat atau hati nurani?
      *Penyesatan memang sudah terjadi pada awal penciptaan, ketika itu Adam dan Hawa memakan buah pengetahuan, tetapi manusia bukanlah ciptaan biasa, kita dibelaki akal,rasa, cipta dan karsa. Kita tidak bisa disetir atau diancam dengan bentuk apapun, karena kita adalah makhluk yang hidup, bukan robot yang diprogram sedemikian rupa. Karena dosa atau kesalahan adalah hak manusia, tidak ada yang bisa menghentikan perbuatan dosa kita. Namun betapa kasihannya bila kita mengambilnya sebagai perbuatan kita.
      *Allah merencanakan semuanya, yang baik datangNya dari Allah dan yang jahat datangnya dari iblis. Tetapi berbahagialah kita kalau kita turut serta dalam rencana baiknya, sebab kita seolah-olah sedang berperan dalam dunia ini. Siapapun dan apapun perannya pasti memiliki peran, semuanya saling melengkapi satu sama lain demi “kesuksesan rencanaNya”. Yang kelas rencananya pasti berakhir dengan baik. Tinggal kita tunggu saja janjinya.

      • henra Said:

        kelihatannya kalau kita bertanya siapa Allah, dan kenapa dia menciptakan ini dan itu…saya secara pribadi tidak terlalu pusing..bagi saya bahwa apapun yang dilakukan Allah entah itu menciptakan buah pengetahuan atau apapun itu..adalah kehendak Allah sendiri. Perrlu diketahui bahwa semua yang terjadi dalam alam semesta ini serta segala sesuatu yang diciptakan Dia adalah untuk kesenangan Allah. Akan tetapi Allah tidak bertindak sembrono atau arah yang tidak jelas, melainkan dengan tatanan yang baik serta punya tujuan yang tepat. Semua itu dilakukanNya demi kemuliaan Allah..janganlah kita mengenali Allah berdasarkan pengetahuan yang kita miliki, tetapi mari kita mengenal dia berdasarkan Firman Tuhan yang tertulis dalam Alkitab agar kita tidak ragu akan keberadaan Tuhan itu sendiri…

  2. Joseph Said:

    ISU KALIMAH ALLAH: JJ

    Apa perbezaannya Allah dan Tuhan
    SARAWAK : Posted BY : Joseph. Sarawak . Tarikh : 10.11. 2010. /09/01/2011
    Apa perbezaanya “ALLAH” dan “ TUHAN “ ?
    Dalam pengalaman sehari-hari sering terjadi banyak pemimpin-pemimpin Islam mengangggap ajaran agama Kristian adalah musuhnya ajaran agama Islam dalam menegakan Tauhid yaitu”Ke-Maha Esaan Allah“.
    Jika kita mahu secara jujur dan bersungguh-sungguh meneliti ajaran agama Kristian dan Islam ini terutama adalah dalam masalah Tauhid. Perhatian bagi pihak Muslims. Umat Kristian pun menyembah satu Allah. Umat Kristian tidaklah menyembah tiga allah. ( Tritunggal itu bukannya bermaksud tiga )

    Islam dan Kristian dipupuk agar dapat hidup berkasih sayang ber-koeksistensi, jauh daripada berprasangka atau rasa musuh satu sama lainnya. Alkitab mengatakan: “ Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. (Mk 12:31) “Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, lakukanlah apa yang baik bagi semua orang.” (Roma 12:17) Kasihilah musuhmu, berbuat baiklah kepada orang yang membenci kamu. Mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu. Berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.” (Lukas 6:27-28)
    Jika kita masing-masing pihak menghayati ayat Alkitab cuci di atas dapatlah kita pastikan bahawa kerukunan beragama itu semakin nampak dan dapatlah dinikmakti dengan penuh kedamaian.

    Di dunia ini terdapat bermacam-macam jenis agama. Di Negara Malaysia kita ada Kristian,Islam,Hindu, Budha, Confusus,Taoism, Sikhism dan lain lain. Dapatlah dikatakan bahawa sejak dahulu kala dari zaman Adam dan Hawa serta semua bangsa yang ada di dunia ini mempercayai akan adanya sesuatu Zat gaib yaitu “Oknum” yang mutlak berkuasa atas alam semesta ini yang ada dengan sendirinya sejak semula sekali sebagai pencipta-Nya. Tentu saja masing masing agama menyebutkan nama yang Maha Esa ini dengan sebutan sebutan yang sesuai dengan bahasanya atau pengertian bahawa agamanya masing masing. Bagi pendapat saya kalimah “Allah” tidaklah menjadi monopoli oleh sesuatu golongan atau sesuatu bangsa dan juga bukan monopoli oleh sesuatu agama. Bagi umat Kristian perkataan “Allah” dalam Bahasa Arab diterjemahkan dalam Bahasa Inggeris God. Yang menjadi masalahnya Perkataan Allah bahasa Arab ini tidak diterjemahkan dalam Bahasa Melayu atau dalam Bahasa Malaysia. Bagi umat Kristian di Malaysia bahkan di Indonesia perkataan “Tuhan” dalam Bahasa Melayu diterjemahkan dalam Bahasa Inggeris Lord. Yang kita hadapi sekarang adalah masalah pengertian terjemahannya.

    1

    Apa perbezaannya Allah dan Tuhan

    Bagi umat Kristian tidaklah menyembah tiga allah.
    Agama Yahudi (Judaism) dan Kristian merupakan “Agama serumpun” yang sama sama berlandaskan Tauhid atau “ Monotheisme “ (menyembah satu Allah) yaitu suatu agama yang mengakui Ke-Esaan Allah. Artinya : Tidaklah ada ilah (allah) lain,
    disamping Allah yang Esa itu.“ Akulah Tuhan, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.” ( Keluaran 20: 2-3 ) Di sini jelaslah bahawa umat Kristian pun menyembah satu Allah. Ayat alkitab di atas telah menyatakannya. Kita mesti perhatikan perkataan Allah huruf besar dan perkataan allah huruf kecil. Perkataan Allah huruf besar bermaksud Allah yang Maha Esa. “ allah” huruf kecil adalah allah dewa,dewi. Umat Kristian tidak sama sekali menyembah tiga allah. Menyembah satu Allah adalah bersumberkan dari Nabi Abraham pewaris kepercayaan iman kita kepada Allah yang Maha Esa. (Oneness of God.) Kristian melalui ajaran Yesus dua ribu tahun yang lalu (Yesus lahir pada tahun 6 atau 5 B.C ) memang percaya hanya ada satu saja Allah atau God.

    Ramai umat Islam di Malaysia bertanya kenapa baru sekarang penganut Kristian hendak gunapakai kalimah Allah ? Tak lain tak bukan nak confusekan dan seterusnya memurtadkan umat Islam kata Abuasysyafie dalam Youtube/internet pada 27hb Jan 2010 jam 2.35 Petang. Menurut sejarah Perkataan Allah sudah digunakan oleh umat Kristian di Syria dan Arab 600 tahun sebelum Islam wujud ( Refer to Who is This Allah by: G.J.O Moshay 1994 P.138) The Moslem Doctrine of God by Samuel M.Zwemer 1905 Page 24-25)
    (Islam: Muhammad and His Religion by: Arthur Jeffery 1958 page 85.
    (http://www.bible.ca/islam/islam-allah-pre-islamic-origin.htm) or click The Pre-Islamic origin of “Allah “. Di Malaysia Kamus Bahasa Melayu-Latin yang diterbitkan pada tahun 1631 A.D telah menterjemahkan “Deus” (perkataan Latin untuk God) sebagai Allah dalam penterjemahan Bahasa Melayu mereka. Tuan Munshi Abdullah yang dianggap sebagai Bapa Sastera Moden Bahasa Melayu telah menterjemah Kitab Injil ke dalam Bahasa Melayu pada Tahun 1852 A.D dan ia menterjemah perkataan God sebagai “Allah”.
    Sumber dari kesalah fahaman mengenai isu kalimah Allah adalah disebabkan cara memahami ajaran agama Islam langsung ditrapkan untuk memahami ajaran agama Kristian. Cara demikian jelas tidak benar dan tidak mungkin akan mendapat pengertian yang wajar menurut iman Kristian dan Alkitab. Umat Islam menegaskan pengunaan kalimah Allah oleh umat Kristian juga menyalahi hakikat sebenar kerana ia bercangah dengan konsep Tuhan yang dianjur oleh agama Islam atas dasar setempat di Malaysia. Kalimah Allah sebagai terjemahan “God” tidak tepat. Umat Islam mengatakan “ God bukan Allah “
    2

    Apa perbezaannya Allah dan Tuhan

    Menurut sejarah perkataan Allah itu sudah lama digunakan di Timur Tengah oleh umat Kristian Arab dan Yahudi bahkan digunakan sebelum Islam wujud.
    Di Indonesia dan Malaysia perkataan Allah digunakan sejak tahun 1629 A.D/1733-1879 A.D. Isu perkataan Allah sebenarnya masalah Bahasa Melayu/Malaysia itu
    sendiri. (Read the pre-Islamic origin of Allah) the word borrowed from Aramaic.
    Kalau kita berdoa dalam bahasa Inggeris kita sebut God kita tidak sebut Allah.
    Oleh kerana kita guna Bahasa Malaysia itu sebabnya kita umat Kristian sebut Allah. Takkanlah kita berdoa dalam Bahasa Melayu dan mengatakan dalam nama God.
    Umat Kristian kalau berdoa dalam Bahasa mereka sendiri mereka tidak mengunakan perkataan Allah. Suku kaum lain mereka masing masing ada nama untuk “ Allah “
    Menurut ajaran Kristian :
    1. ALLAH : – – Dalam Bahasa Inggeris = GOD
    – Dalam Bahasa Ibrani = Eloah atau El’ohim.
    – Dalam Bahasa Arab = Allah
    – Dalam Bahasa Yahudi = Yahweh
    – Dalam Bahasa Aramaic ( Bahasa Yesus ) = ILAH
    – Dalam Bahasa Malaysia = Tidak ada ?
    – Dalam Bahasa Iban = ( Allah Taala ) di Sarawak.

    Buktinya dari Alkitab: ( Kemaha-Esaan Allah )
    Siapa itu Allah ?
    – Allah khalik langit dan bumi. ( Kitab Yesaya 45:15 / Mat 11:25 )
    – Allah itu Esa adanya . ( Yesaya 45: 5/ Yoh 17: 3
    – Allah itu tidak nampak dipandangan mata . ( Yohanes 1:18/ Yoh 5:37 )
    – Allah itu tidak ada persamaannya. ( Mazmur 86:8 / 2 Semuil 7: 22 )
    – Allah itu tidak berubah. ( Yakobus 1:17 / Maleakhi 3:6 )
    – Allah itu Roh adanya , ( Yoh 4: 24 )
    ( Maksud ayat di atas Allah adalah satu)Oneness

    Kesimpulan:
    Menurut ajaran Kristian “ ALLAH “ ialah :- ( Rujuk Alkitab. )
    Allah adalah Zat yang wajib ada dengan sendiri-Nya. Khalik pencipta semesta alam, tepatnya sebagai : “ OKNUM “
    Artinya: Allah adalah Pencipta alam semesta ini. Maha Kuasa, tidak berubah.
    Allah itu adalah satu saja, rujuk kepada ayat-ayat alkitab di atas jelas mengatakan Allah adalah satu yang Maha-Esa, Mahakuasa.
    Allah itu Roh adanya. Tidak ada persamaannya. Allah tidak nampak dipandangan
    mata. ( Bahan bukti : Rujuk kepada ayat Alkitab di atas ) Bukankah ayat di atas
    menerangkan bahawa Allah itu satu .

    3

    Apa perbezaannya Allah dan Tuhan

    2. TUHAN : Dalam Bahasa Inggeris = Lord
    Dalam Bahasa Arab = Rabb
    Dalam Bahasa Malaysia = Tuhan
    Dalam Bahasa Yunani = Kyrios
    Dalam Bahasa Ibrani = Ad’onay
    TUHAN artinya adalah “ Penguasa” atau “ Pemelihara “ yang berarti fungsionil kewibawaan Allah. (Tuhan tidak mencipta tetapi Dia Penguasa atau Pemelihara. )
    Terjemahan : Allah dalam Inggeris GOD. Tuhan dalam Inggeris : Lord
    Yang menjadi masalah perkataan Allah tidak diterjemahkan.

    ( Ada terjemahan dalam kamus buku Bahasa Melayu/Malaysia makna
    ( ALLAH sama dengan TUHAN) itu salah atau tidak tepat.
    ( Dalam ajaran agama Kristian Allah dan Tuhan ada perbezaan-Nya

    Rujuk di atas : Makna pengertian dalam Bahasa Malaysia Tuhan.
    Bahasa Inggeris : Lord
    Bahasa Arab : Rabb
    Bahasa Malayu/Malaysia : Tuhan

    Dalam Bahasa Melayu perkataan “ Allah /God “ tidak ada diterjemahkan
    Kesalah fahamannya : Umat Islam tidak membezakan Allah dan Tuhan
    Bagi umat Islam Allah dan Tuhan adalah sama saja.

    Dalam ajaran Kristian Allah dan Tuhan ada Perbezaannya.
    1. Allah atau God : Dia mencipta segala yang ada di
    Syurga dan di bumi ini.
    2. Tuhan : Dia ( Yesus ) tidak mencipta tetapi Dia kuasa,
    ( Apa saja yang ada di Syurga dan di bumi
    dikuasakan oleh Yesus. Pembimbing/Juruselamat.

    Jangan artikan ( Allah = Tuhan.) Semua umat Kristian pasti tahu bahkan sekolah minggu tahu : Allah dalam Inggeris = GOD. ( The creater ) Pencipta.
    Artinya : Pencipta alam semesta ini. Dia Allah mencipta segala yang ada.

    Tuhan : Adalah fungsionil Allah (Jambatan Allah, kewibawaan Allah)
    Makna pengertiannya adalah penguasa. Ada tiga fungsionil
    kewibawaan Allah itu :- 1 Mencipta
    2. Berfirman
    3. Membimbing

    4

    Apa perbezaannya Allah dan Tuhan

    Tuhan Allah : Bermakna Allah penguasa.
    Dua dari tiga fungsionil Allah ini diberikuasakan kepada Yesus,
    yaitu berfirman dan membimbing .
    Yesus dilahirkan kerana Firman dari Roh Allah.
    ( Mt 1: 8-12/ Yoh 1: 1-14 )
    Yesus mengatakan: “ Kepadaku telah diberikan segala kuasa di
    Syurga dan di bumi.” (Matius 28:18 )
    Rasul Paulus menulis : “ Sebab dalam Dialah (Yesus ) berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan dan kamu telah dipenuhi didalam Dia.Dialah kepala
    semua pemerintah dan penguasa. ( Kolose 2: 9-10 ) Rasul Petrus menegaskan: “ Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti bahawa Allah telah membuat Yesus yang kamu salibkan itu menjadi Tuhan dan Kristus. “
    ( Kisah para Rasul 2: 36 )

    Dari uraian diatas jelaslah bahawa harus dibezakan makna pengertian serta pengunaan kata “ Allah “ dan “ Tuhan “
    Yesus tidak pernah dikatakan “ Allah “.

    Alkitab hanya mengatakan bahawa Dia (Yesus ) adalah gambar atau bayangan Allah yang tidak nampak itu. ( Kolose 1: 15 )

    Kenapa Yesus di sebut Tuhan ?
    Yesus atau Isa Almasih disebut “Tuhan” adalah kerana dua fungsionil Allah
    yang dikerjakan Yesus untuk umat manusia di dunia ini yaitu :-
    1. Berfirman
    2. Membimbing/Penyelamat yang diserahkan-Kuasakan kepada Yesus.
    Apa maknanya Tuhan Yesus ?
    Tuhan Yesus bermakna Yesus Penguasa dan Penyelamat sebagai Firman yang hidup. Yesus tidak pernah mengatakan bahawa Akulah Allah.
    Yesus hanya mengatakan : “ Barangsiapa telah melihat Aku ia telah melihat Bapa”…. Bahawa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku. Apa yang Aku katakan kepadamu tidak Aku katakan dari diriku sendiri. Tetapi Bapa yang diam di dalam Aku. Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.” (Yoh 14:9-11 ) Yesus memang mengakui bahawa Dia adalah Tuhan bacalah dalam kitab Injil ( Yohannes 13: 13 )
    Dalam ajaran Kristian penyebutan “Allah” dan “ Tuhan ” ( ajaran Kristus )
    ada perbezaannya . Bagi ajaran Kristian –ajaran Kristus Yesus hal ini berbeza.
    Yesus memang mengakui bahawa Dia adalah Tuhan.
    ( Baca dalam kitab Injil Yohanes 13 : 13 ) “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan
    5

    Yesus Kristus di sebut anak Allah

    Kesimpulan :
    ALLAH: Adalah Pencipta / Allah tidak berubah/Allah itu Roh.

    TUHAN : Artinya adalah “ Penguasa “ atau “ Pemelihara “ yang berarti
    fungsionil Kewibawaan Allah. Penguasa dan penyelamat ini
    diserahkan kepada Yesus. Umat Kristian memandang Yesus ini
    lebih banyak daripada Ke-ilahiannya yaitu :- Yesus adalah anak
    manusia/Anak Allah/ Nabi/Tuhan/Juruselamat/Mesias/ Raja dan lain
    lain. Yesus bukan sekadar manusia atau nabi saja.
    Yesus adalah 100% manusia dan Roh-Nya 100% Allah

    ASAS TRITUNGGAL IMAN KRISTIAN ( Satu Allah tugas-Nya tiga )
    Mengapa umat Kristian mengatakan : “ Allah Tritunggal “ atau Oknum.?
    Perkataan ‘Tritunggal “ atau Trinity memang tidak terdapat dalam Alkitab secara huruf, namun arti ke Tritunggal Allah itu jelas terdapat dalam Alkitab.
    Contohnya :- Kitab Kejadian 1: 1- 11 jelaslah ke Tritunggal karya Allah dikatakan Allah mencipta, Allah berfirman dan Roh Allah melayang layang di atas permukaan air. Buka Alkitab Perjanjian lama ( Kitab Kejadian pasal 1 ayat 1 sehingga ayat 11 ) Baca dan perhatikan ke Tritunggal Allah itu.

    Kesimpulan Tritunggal :
    1. Allah itu adalah Pencipta dalam istilah Kristologi Kristian di sebut : BAPA
    2. Allah itu berfirman berkata kata dalam istilah Kristologi Kristian : ANAK
    3. Allah itu memberi taufik dan hidayat atau penolong /pembimbing penyelamat dalam istilah Kristologi Kristian di sebut : – ROH KUDUS.

    Bapa dan Anak dan Roh Kudus dapat disebut dalam sepatah kata sahaja iaitu :
    Dalam Bahasa Arab : ALLAH
    Dalam Bahasa Inggeris : GOD
    Dalam Bahasa Iban : Allah Taala
    Perkataan “Allah “ Dalam Bahasa Melayu/Malaysia tidak ada
    terjemahan-Nya. ……. ? ? Yang ada Cuma perkataan “ Tuhan “
    Dua daripada tiga karya Allah ini kita kenal dalam Yesus Kristus iaitu:-
    1. Berfirman
    2. Pembimbing atau penyelamat.

    Makna “ tritheisme “ dengan “ Tritunggal “
    Tri-theisme : Adalah ke-tiga allahan ( allah yang huruf kecil dewa, dewi )
    Fahaman Tri-theisme ini tidak dianuti oleh Theologia Kristian.
    Umat Kristian tidaklah ber-allahkan tiga.

    6

    Yesus Kristus Anak Allah

    Tri-theisme bermaksud tiga allah
    Tritunggal “Oknum” bermaksud satu Allah.

    Tritunggal /Triniti : Adalah bahawa Allah yang Esa itu digambarkan atau
    disifatkan dalam tiga kewibawaan/tugasnya yaitu :-
    1, Mencipta ( Allah atau Bapa )
    2. Berfirman ( Anak )
    3. Membimbing/penolong ( Roh Kudus )
    Umat Kristian tidak mengatakan Allah itu tiga
    Iman Kristian adalah mutlak ber-Allahkan Maha Esa.
    ( Jangan salah faham tentang Tritunggal ( satu) dan Tri-theisme (tiga) Janganlah terampau dan mengatakan umat Kristian ada tiga allah atau menyembah tiga allah dan mengatakan umat Kristian itu orang kafir. Umat Kristian bukan orang kafir.
    Umat Kristian mutlak menyembah satu Allah yang Maha Esa/Kuasa.

    Umat Islam seruluh dunia tidak tahu tentang Tritunggal.
    Mereka tidak faham tentang Tri-theisme iaitu bermaksud tiga allah.
    Tritunggal atau “ Oknum “ bermaksud satu Allah./ Allah yang Maha Kuasa.
    Mereka sebenarnya tidak mahu tahu. Cakap saja Tritunggal umat Islam tafsirkan tiga allah. Mereka mengatakan tidak ada Tuhan kecuali Allah. In English: There is no Lord but God. Dalam Kristian Lord di terjemahkan dalam Bahasa Malaysia ialahTuhan. Jadi perkataan God tidak diterjemakan dalam Bahasa Malaysia Cuma ikut perkataan Bangsa Arab “ Allah “ Satu lagi yang paling susah dimengerti oleh umat Islam seruluh dunia ialah: – Sebut saja “ Yesus anak Allah “ mereka terus artikan dilahirkan secara biologis. Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan.
    Umat Kristian seharusnya menjelaskan tentang Tritunggal ini janganlah berberit berit.

    YESUS KRISTUS ATAU ISA ALMASIH DI SEBUT “ ANAK “ALLAH.
    Yesus di sebut anak Allah di sini bukan dalam pengertian darah daging secara biologis. Ini adalah kata symbolik. Bukan dalam pengertian “walad “
    Dalam Injil (Lukas 1:35 ) “ …. Sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut Kudus, Anak Allah. ( Ilahi ) Anak dalam arti yang luas.
    ( Contohnya:- kita sebut anak bulan, tetapi bulan itu tidak beranak dan tidak diperanakan oleh kerana bulan itu kecil (bulan sabit) jadi kita sebut anak bulan.)

    ( Baca Yohanes 1 : 1-14 ) Gelar Anak Allah itu memang sudah dinubuatkan oleh Daud sebagai gelar yang sudah ada sebelum dunia ini diciptakan . ( Baca Mazmur 2: 1-8 ( Ibrani 1: 2-3 ) Tetapi perkataan “Anak Allah “ barulah jelas dan digenapi
    7

    Pengertian Tritunggal bagi iman Kristen

    sesudah Yesus dibaptiskan menurut Injil Matius 3: 17 “ terdengarlah suara dari Syurga yang mengatakan: “ Inilah Anak yang kukasihi kepada-Nyalah Aku berkenan. “ Dalam surat Ibrani 5: 5 “ Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.”
    Mulai saat itulah Yesus dikenal orang sebagai “ Anak Allah “.
    Istilah diperanakkan disini bukanlah ber-arti dilahirkan secara biologis.

    Yesus dilahirkan sebagai anak manusia dan Iapun adalah memang manusia.
    Yesus dikatakan “Anak Allah” sebagai gelar Ilahi atas kemanusiaannya.
    Penyebutan istilah “Anak Allah” adalah merupakan kata mutasyabihat,
    Yaitu suatu kata yang tidak akan diartikan menurut aksara kata bahasanya.
    Secara terperinci dapat dikatakan bahawa Yesus menurut darah daging,

    Ia adalah seorang manusia, anak manusia, keturunan Daud, tetapi
    ROH-NYA telah ditetapkan menjadi Anak Allah yang berkuasa ( Roma 1: 4 )

    Firman yang menjadi daging itu dengan kata lain dikatakan
    “Anak Sulung “ adalah zat Allah itu sendiri, adalah juga merupakan OKNUM
    Anak dalam rumusan TRITUNGGAL.

    Yesus yang nampak darah daging manusiawi itu bukan Allah.
    Yesus adalah manusia yang sempurna bebas dari dosa turunan dan juga bebas dari dosa perbuatan . ( 1Petrus 2:22 ) Allah dinyatakan didalam tubuh manusia iaitu Allah didalam Yesus Kristus. ( 1Timotius 3:16/ 2 Korintus 5:19 )

    Umat Kristian pada umumnya meletakkan pandangan kepada Yesus ini lebih
    Banyak pada segi Ke-Ilahian-Nya, iaitu sebagai Mesias ( Almasih-Kristus )
    Anak Allah,( yaitu Firman yang telah menjadi daging pribadi Yesus ) dan
    Tuhan ( Rabb ) Hal ini dapat dimengerti kerana pusat kepercayaan agama
    Kristian itu adalah terletak pada Ke-Ilahian Yesus sebagai Juruselamat dunia,
    Bukan pada pribadi kemanusiawi-annya atau sekadar Nabi sahaja.
    Untuk mengatasi masalah ini ada ayat Alkitab yang mengatakan :
    “ Barang yang diperanakkan daripada tabeat tubuh, tubuh juga, dan barang yang diperanakan daripada Roh, Roh juga. ( Yahanes 3:6 )

    Kesimpulan:
    1. Yesus Kristus dinamakan Anak Allah bukanlah dalam arti tubuh secara
    Jasmani biologis, melainkan dalam arti rohani dan akal budi.

    8

    2. Yesus yang manusiawi dengan gelar Anak Allah tidaklah berarti seketurunan, senisbah atau sederjat dengan Allah, dan tidak dianggap Allah.

    3. Tetapi Anak Allah yang asal kejadiannya dari Firman atau Roh Allah yang berkembang menjadi kelahiran manusia Yesus adalah memang zat Allah. Ia (Firman) itu memang Allah.

    Akhirnya kesaksian masalah “Anak Allah” ini Alkitab mengatakan sebagai berikut :-
    1. “ Barang siapa mengaku bahawa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap
    berada di dalam dia dan Dia didalam Allah. ( 1Yohanes 4:15 )

    2. Barang siapa yang percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu
    didalam dirinya; barang siapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia
    menjadi pendusta, kerana ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan
    Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah
    mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam
    Anak-Nya.” ( 1Yohanes 5:10-11 ).

    3. Semua orang yang dipimpin oleh Roh Allah, adalah anak Allah.
    Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi
    takut lagi , tetapi kamu telah menerima ROH yang menjadikan kamu anak
    Allah . Oleh ROH itu kita berseru: “ Ya Abba, ya Bapa!. ” ROH itu bersaksi
    bersama sama dengan roh kita, bahawa kita adalah anak anak Allah.
    Dan jika kita adalah anak, maka kita juga ahli warsi, maksudnya orang orang
    yang berhak menerima janji janji Allah., yang akan menerimanya bersama
    sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama sama dengan Dia,
    supaya kita juga dipermuliakan bersama sama dengan Dia.” ( Roma 8:14-17)

    Makna pengertian Tritunggal bagi iman Kristian,
    Apa bezanya Allah Bapa, Tuhan, Anak dan Roh Kudus:-
    1. Allah : ialah Al-Khalik pencipta semesta alam.
    ( Yesaya 43:15 / Lukas 10 21 / Matius 11:25. )
    2. Tuhan : makna pengertiannya adalah penguasa dan pemelihara atau bidang
    Kewibawaan Allah.
    3. Allah Putera / Anak Allah : Adalah zat Allah itu sendiri “ Firman “yang
    telah menjadi manusia. ( Yohannes 1 : 14 )
    Allah yang Roh itu telah menyatakan diri-Nya didalam tubuh
    manusia iaitu Kristus Yesus. ( 1 Timotius 3 : 16 / 2 Korintus 5 : 19 )
    4. Allah Roh Kudus : Ialah Allah yang Roh itu menjadi Penolong,
    pembimbing, Ia berkerja melalui Yesus untuk mengusir
    setan-setan. Hujatan terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.
    9

    Berhati-hati :- ( Dosa yang tidak dapat diampuni ialah menghujat Roh
    Kudus.
    Yesus berkata : Baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.
    ( Matius 28 : 19 )
    Itulah Tritunggal iman kristian kita. Setiap murid sekolah Minggu,.Para Katikumen, orang tua dan orang muda sebagai umat Kristian entah dimana sahaja kita berada haruslah tahu makna pengertian ini. Hujatan terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.

    Kesimpulan
    Apa yang sangat ketara sekali diantara agama Kristian dan Islam serta dengan agama lain ialah:-
    1. Allah yang Roh itu telah turun dari Syurga, menampakkan diri-Nya, menjadi
    manusia dan diam diantara kita, kita telah melihat kemuliaan-Nya, penuh kasih
    karunia, dan kebenaran. ( Yoh 1: 1-14 ) yaitu didalam Yesus Kristus.
    —————————————————————————————–
    2. Untuk mendapat bahagian dalam kerajaan Allah saya harus hidup mengikut jejak Yesus yang penuh dengan : 1. cintakasih, 2. sukacita, 3.damai sejahtera, 4. kesabaran, 5. Kemurahan, 6. kebaikan, 7. kesetiaan,
    8. kelembahlembutan 9. dan penguasaan diri .
    ( Gal 5:22,23 )

    3. Perbuatan jahat yang mesti saya jauhi daripada hidup kedagingan saya ini.
    ( Hidup tabeat berdosa )
    1. Percaburan, 2. kecemaran, 3. hawa nafsu, 4. penyembahan berhala,
    5. sihir, 6. perseteruan, 7. perselisihan, 8. iri hati, 9. marah, 10 kepentingan diri sendiri, 11. percideraan, 12. roh pemecah, 13. kedengkian, 14. kemabukan,
    15. pesta pora, ( Gal 5:19-21)

    Itulah kehidupan kekristianan yang saya mahu amalkan
    Sekian Puji Tuhan : Posted by : Joseph. Sarawak Dated 11 .11 .2010
    Update : Sunday 09/01/2011

    10

  3. […] Providensia Allah […]


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: